Tinggalkan Jejak Lebih Jauh

Tuesday, November 29, 2016

Mengapa Mendaki Gunung ?


Sebagai penikmat kegiatan outdoor, serta menghabiskan libur di alam (walau belum pro pro amat). kadang kala sering ditanya ngapain ke gunung? cape kaga kegunung? naik kepuncak turun lagi? nyusahin diri sendiri? dan sebagainya.


Jawaban terbaik sebenarnya, dengan cara mendaki gunung karena setiap orang memiliki padangan tersendiri dan tujuan masing masing dalam mendaki gunung. berikut ada beberapa hal yang dapat kita temukan di gunung.

Gunung dilihat dari jauh berwarna Biru
karena saat kita memandang gunung dari kejauhan terdapat udara yang cukup tebal diantara kita dan gunung, "hahay kaya lagi memandang pacar taunya ada orang ketiga", udara tersebut menghaburkan cahaya biru ke segala arah, "percis kaya orang ke tiga yamg memancarkan gombalan ke segala arah pada gebetan kita".  pancaran biru yang di hamburkan udara tercipta dikarenakan ada pantulan cahaya matahari, di mana cahaya matahari tersebut sebelum masuk ke bumi melewati  atmosfir dahulu yang memiliki sifat menghamburkan warna biru, sehingga pada siang hari dari kejauhan gunung berwarna biru.

seperti ilustrasi dibawah ini :

Ilustrasi Gunung Terlihat Biru dari kejauhan
Ingat kah kalian :
Tanganmu menggambar dua persegi dengan lingkaran di tengahnya saat di bangku sekolah, hampir setiap orang jika di suruh menggambar pemandangan pasti kebanyakan menggambar gunung, dan semua juga tahu bila di tanya gambar apa ini"Gundukan Segitiga" pasti menjawan "Gunung".

Telingamu mendengar lantunan lagu naik-naik kepuncak gunung, munggin jika kalian lahir pada tahun 90 an pasti tak akan asing lagi mendengar lagu ini.

Beribahasa menyebutkan " Maksud hati memeluk gunung, apadaya tangan tak samapai" harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan, atau "Rendah gunung tinggi harapan" menaruh cita-cita yang sangat tinggi

Angin Lembah & Angin Gunung
 
Ilustrasi Angin Lembah & angin Gunung

Angin Lembah : angin yang bergerak menuju gunung akibat dari suhu di lembah lebih rendah (tekananan tinggi) sedangkan suhu di gunung lebih panas (tekanan rendah)

proses terjadinya : ketika matahari terbit, gunung adalah daerah yang pertama kali mendapat panas dan sepanjang hari selama proses tersebut gunung mendapat energi panas lebih banyak daripada lembah. sehingga suhu di gunung lebih tinggi dari pada suhu di lembah, udara panas dari gunung naik digantikan oleh udara dingin dari lembah, sehingga terjadi aliran udara (angin) dari lembah menuju gunung.

waktu angin lembah di siang hari.

manfaat : angin lembah membawa awan yang penuh dengan uap air ke daerah gunung yang kemudian akan menurunkan hujan

Angin Gunung : angin yang bergerak dari gunung menuju lembah akibat suhu dari gunung lebuh tinggi (tekanan rendah) sedangkan suhu dilembah lebih dingin (tekanan tinggi).

proses terjadinya : ketika sore hari (matahari mulai terbenam), gunung telah mendingin sedangkan lembah masih panas (dalam proses mengeluarkan panas). sehingga suhu di lembah lebih panas daripada suhu di gunung. hal ini mengakibatkan, udara panas dari lembah naik dan digantikan udara dingin dari gunung, sehingga terjadi aliran udara (angin) dari gunung menuju lembah.

Waktu angin lembah sore hari saat matahari terbit.

Selain hal-hal diatas banyak faktor yang membuat kita betah beradi di gunung antara lain :

Dapat menikmati lautan awan
Dapat mengukur ketahanan fisik dan mental diri sendiri
Belajar kerja  secara team
Saling menghargain sesama mahluk hidup (manusia & alam)


Gunung adalah tempat indah nan romantis 


SALAM LESTARI
PAYUNG RIMBA

1 comment:

  1. Perkenalkan, saya dari tim kumpulbagi. Saya ingin tau, apakah kiranya anda berencana untuk mengoleksi files menggunakan hosting yang baru?
    Jika ya, silahkan kunjungi website ini www.kbagi.com untuk info selengkapnya.

    Di sana anda bisa dengan bebas share dan mendowload foto-foto keluarga dan trip, music, video, filem dll dalam jumlah dan waktu yang tidak terbatas, setelah registrasi terlebih dahulu. Gratis :)

    ReplyDelete

Payung Rimba. Powered by Blogger.